DKI Kembali PSBB Transisi, Pakar Ingatkan Anies Perhatikan Positivity Rate

JAKARTA – DKI Jakarta kembali memberlakukan PSBB transisi dan membolehkan restoran melayani dine in dan live musik. Pakar epidemiologi dari Universitas Airlangga, Laura Navika Yamani mengingatkan penerapan protokol kesehatan.

 

“Dengan situasi sekarang saya melihatnya nggak apa-apa, nggak masalah dengan banyak cafe. Tapi tetap harus dengan protokol kesehatan,” ujar Laura, saat dihubungi, Minggu (11/10/2020).

 

Laura mengatakan dalam pelonggaran Gubernur DKI Anies Baswedan, perlu memperhatikan situasi dan kondisi. Dimana menurutnya, rem perlu kembali dilakukan bila terjadi peningkatan.

 

“Tetap ada remnya juga dalam arti kemudian tidak dibiarkan dilos, sampai seterusnya tetapi tetap melihat kondisi dan situasi,” kata Laura.

 

Laura juga mengingatkan Anies, agar meningkatkan tracing dan memperhatikan positivity rate. Serta melakukan pengawasan dan aktif memberikan informasi kasus.

 

“Upaya pengendalian juga harus dilakukan artinya 3T ya, ada testing, tracing, dan treatment ini harus di tingkatkan,” kata Laura.

 

“Kemudian melihat juga indikator dari positivity rate ya, artinya kalau kasusnya bertambah, jumlah pemeriksaannya terus di utamakan meningkat jangan kemudian jadi stagnan. Dalam arti tetap dilakukan pengawasan, kemudian aktif untuk informasi kasus terus dilakukan,” sambungnya.

 

Diketahui, DKI Jakarta kembali memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 12 Oktober. Nantinya, restoran maupun cafe diperbolehkan melayani makan di tempat atau dine in.

 

Aturan itu berdasarkan Pergub No 101 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Pergub No 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19. Aturan ini diteken Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 9 Oktober 2020.

 

Ada 11 sektor esensial yang diizinkan dibuka. Restoran, rumah makan maupun cafe merupakan salah satu jenis usaha dalam sektor esensial yang diizinkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *