DPRD DKI: Ketidaktegasan Anies Picu Meroketnya Angka Positif COVID-19

JAKARTA – Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menilai ketidaktegasan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi penyebab kembali meroketnya kasus COVID-19.

 

Bahkan, penambahan jumlah pasien COVID-19 di Jakarta terus memecahkan rekor dalam dua hari terakhir.

 

Pertama, pada Sabtu (11/7) lalu di mana ada penambahan 359 kasus positif Covid-19. Lalu, pada Minggu (12/7) jumlah kasus positif Covid-19 kembali bertambah 404 kasus.

 

Gilbert membandingkan Anies dengan sosok Gubernur DKI lainnya, seperti Sutiyoso, Joko Widodo, hingga Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok yang dinilai sangat tegas dalam menegakkan aturan.

 

“Bandingkan dengan Sutiyoso, Ahok, dan Jokowi, yang sekarang kan sangat lemah dalam hal ketegasan,” ucapnya, Senin (13/7).

 

“Jadi, mau enggak mau ini yang musti kita telan,” sambungnya.

 

Selain dianggap tak tegas dalam menegakkan aturan, anggota DPRD DKI Jakarta ini juga menilai, Anies kurang sigap dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini.

 

Sebab, mulai muncul klaster-klaster baru penyebaran Covid-19, seperti yang terjadi di pasar tradisional dalam beberapa waktu terakhir.

 

“Beda dengan zaman Sutiyoso dulu, begini begono langsung dieksekusi enggak pakai senyam senyum seperti pak Anies,” ujarnya.

 

Menurutnya, sebagai seorang pemimpin, Anies harus menunjukkan ketegasannya, apapun risikonya.

 

“Seorang pemimpin harus siap untuk tidak disukai, bukan kemudian pemimpin hanya berusaha untuk disenangi. Enggak lah itu,” kata Gilbert.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *