Kekacauan dalam Trailer Money Heist Musim Keempat

Jakarta, CNN Indonesia — Layanan streaming Netflix merilis trailer perdana musim keempat serial La casa de papel alias Money Heist. Trailer itu dirilis melalui kanal YouTube resmi Netflix.

Cuplikan berdurasi dua menit lebih itu dibuka dengan karakter Helsinki (Darko Peric) yang sedang memainkan harmonika. Ia juga terlihat siap menembak aparat yang hendak masuk ke Bank Spanyol.

Adegan disambung dengan beberapa adegan lain dari musim keempat Money Heist. Beberapa di antaranya diiringi narasi dari karakter Tokyo (Ursula Corbero).

“Semua seketika jadi berantakan. Dalang (Professor yang diperankan Alvaro Morte) kami kehilangan akalnya, begitu juga dengan kami,” kata Tokyo.

Dalam cuplikan terlihat karakter Nairobi (Alba Flores) sedang dirawat setelah terkena tembakan di akhir musim ketiga. Saat ia baru tertembak, bukannya segera merawat, rekan-rekannya malah berdebat.

Penembakan itu mengacaukan rencana mereka merampok Bank Spanyol. Terlebih kepala keamanan bank, Gandia (Jose Manuel Poga), berhasil melarikan diri. Lantas diperlihatkan Gandia yang berhasil berkomunikasi dengan aparat yang berada di luar Bank Spanyol. Dari dalam bank, ia berusaha menggagalkan perampokan.

Gandia membuat perampok Bank Spanyol kesulitan. Bahkan Professor yang seharusnya memimpin dan memberikan arahan dari luar tidak bisa melakukan apa-apa.

“Semua sambungan kamera putus. Sekarang kalian sendiri,” kata Professor.

Sama seperti tiga musim sebelumnya, musim keempat Money Heist akan berisikan delapan episode. Serial asal Spanyol ini dijadwalkan rilis pada 4 April mendatang.

Serial Money Heist bercerita tentang perampokan aset negara yang dilakukan oleh suatu kelompok. Kelompok tersebut dipimpin oleh Sergio Marquina alias Professor.

Professor merekrut sejumlah orang untuk menjalankan misi. Setiap orang tak boleh mengetahui identitas asli masing-masing sehingga nama mereka diganti dengan nama-nama kota di dunia.

Beberapa karakter tersebut adalah Tokyo (Ursula Corbero), Lisbon (Itziar Ituno), Berlin (Pedro Alonso), Rio (Miguel Herran) dan Nairobi (Alba Flores). Karakter yang menjadi sorotan serial ini adalah Tokyo.

Tujuan Professor melakukan perampokan aset negara bukan untuk memperkaya diri, melainkan sebagai bentuk protes terhadap sistem. Bahkan ia mengajarkan lagu anti fasis bertajuk Bella Ciao kepada orang yang ia rekrut.

Pada musim pertama dan kedua, mereka diceritakan merampok kantor percetakan uang. Misi itu berjalan dengan baik meski di tengah perampokan harus melakukan improvisasi strategi.

Musim ketiga, komplotan ini memutuskan merampok Bank Spanyol. Awalnya rencana berjalan mulus, namun pada episode delapan karakter Lisbon yang memiliki hubungan dengan Professor ditangkap polisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *