Sindir Tengku Zulkarnain, Ferdinand: Jangan Monopoli Kebenaran, Ingat Dosa Tadz!

JAKARTA- Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengingatkan Wakasekjen MUI, Tengku Zulkarnain agar tidak merasa diri paling benar daripada orang lain.

 

“Ustadz, jangan memonopoli kebenaran dan merasa pemilik serta penentu kebenaran. Bukankah kebenaran itu benar tanpa dibenarkan?” cuit Ferdinand di akun twitternya, Senin (20/7).

 

Ferdinand meminta Tengku Zulkarnain agar tidak menyebar fitnah di media sosial. “Bagaimana kalau cuitan ini jadi fitnah kepada pihak lain dan ternyata mereka yang benar? Bagaimana kalau ternyata tak ada buzzer cari makan dengan cara hina? Ingat dosa Tadz.” Tulis Ferdinand.

 

Sebelumnya, Tengku Zulkarnain menduga, para buzzer memang ada. Mereka dibayar untuk menyerang orang-orang tertentu di sosial media.

 

“Ternyata Tim Sorak Bayaran memang ada. Tidak punya malu dan tidak peduli akan kebenaran. Cari makan kok sehina itu? Jadi “budak” Kakak Pembina. Kasihan nasib mereka dan anak isterinya. Apa enaknya hidup seperti itu? Tidak punya harga diri dan tidak boleh berpikir waras.” cuit Tengku Zulkarnain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *